Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2023

Kunci Meraih Kebahagiaan

Tanggal 3 Mei yang lalu, saya kembali membuat survei kecil-kecilan dihalaman FB ini. Alhamdulillah 34 orang yang memberikan like dan 25 orang memberikan komentar. Banyak respon yang mewakili pembaca atau teman FB saya. Silahkan bisa dicek dan baca komentar mereka.  Survei ini bisa Anda maknai serius, bisa juga tidak. Itu tergantung Anda yang melihat dan menangapinya. Saya sendiri mempostingnya dengan pikiran yang serius bukan bermaksud iseng-iseng. Ada alasan yang mendorong saya untuk bertanya kepada teman-teman.  Pertanyaannya apa yang kira - kira membuat hidup Anda bahagia? 1. Uang 2. Harta / kekayaan 3. Jabatan / tahta 4. Pasangan (suami, istri, pacar) 5. Keluarga 6. Kebijakan pemerintah 7. Pikiran 8. Kesehatan Setiap orang pasti berbeda jawabannya. Ada yang bilang tanpa uang, harta dan kekayaan kita tidak bisa hidup. Kita tidak akan bisa memenuhi kebutuhan makan, minum, pakaian sehari-hari. Tapi dalam kehidupan nyata, banyak orang yang bisa hidup meski kekurangan uang d

Modal Menghayal Dapat Jubah dari Makkah

Hayalan saja Bisa Menjadi Realitas.  Pikiran tidak mengenal jarak dan waktu. Dengan menggunakan pikiran setiap orang bisa menjelajah kemana pun yang ia mau tanpa dibatasi jarak dan waktu. Kita bisa memikirkan atau berhayal sedang berada di Amerika, Eropa, Jepang atau Saudi Arabia hanya dengan duduk manis di rumah. Kita bisa memikirkan perasaan menyenangkan dengan teman-teman, sahabat atau keluarga kita ketika berada disebuah tempat meski jaraknya ratusan kilometer dari tempat kita berada saat itu. Kita cukup membayangkan, menghayalkan atau memikirkan sebuah tempat, maka pikiran akan meluncur ke sana seperti kecepatan cahaya.  Selain itu pikiran juga bisa menyebar, menggerakkan atau menarik sesuatu dari jarak jauh meski tanpa kita sadari. Hal ini persis dengan yang alami Ahyar, anak tetangga saya yang masih duduk dibangku kelas 3 SMA. Sepulang sekolah Ahyar bekerja memotong dan mengupas bawang merah milik seorang pedagang bawang dipasar Aikmel, Lombok Timur.  Kalau ia berhas

Menarik Durian dan Anggur

Seorang teman cerita, pernah pingin sekali makan durian. Keinginan itu ia pendam sendiri dalam pikirannya. Seminggu kemudian ia datang kerumah temannya, disana ternyata ia melihat buah durian. Tanpa ia minta, ia disuguhkan buah durian.  "Padahal dari rumah saya tidak pernah berpikir teman itu punya buah durian bang" katanya.  Suatu kali ia juga pingin menanam anggur dihalaman rumahnya. Selain halaman rumah bisa jadi teduh, buahnya juga bisa dipetik pikirnya. Tak lama setelah itu ia datang berkunjung kerumah temannya disuatu kampung.  Sampai disana ia menemukan banyak sekali bibit anggur yang dikembangkan oleh temannya itu.  "Sudah lama pingin nanam anggur dirumah" katanya yang langsung didengar oleh temannya itu.  "Gampang itu, nanti bawa aja" jawab temannya.  Tentu saja teman itu sangat senang, apa yang diinginkan selama ini sebentar lagi akan terealisasi.  Kalau baru ingin saja, sudah seperti itu. Apa lagi kalau diperjuangkan atau diusahakan.

Dua Pengalaman Nyata tentang Magnet Pikiran

- Apakah Anda pernah mengalami seperti yang saya alami? "Dengan pikiran, seseorang bisa menjadikan dunianya berbunga-bunga atau berduri-duri" ~Socrates. SAAT sedang duduk membaca buku di berugak depan rubah, muncul ide untuk mengirim WA seorang teman untuk bertemu dikantor LTN NU Lombok Barat. Setelah WA saya kirim, HP lalu saya letak disebelah kanan. Saya kemudian melanjutkan membaca buku yang tadi saya letakkan didepan saya duduk. Tak lebih dari tiga menit, teman yang saya WA itu menjawab. "Ini baru saja nyampai bang" katanya. Saya tersenyum membaca WA teman itu.  "Segera meluncur kesana" jawab saya. Yang membuat saya tersenyum ternyata frekuwensi pikiran teman itu terhubung dengan pikiran saya. Cerita lain. Pada acara bai'at PD-PKPU di Ponpes Abhariah, Jerneng, Labuapi, jam 2 tengah malam, (6/3) yang lalu saya mendapatkan topi bai'at langsung dari TGH.Khairil Abrar, pengasuh Ponpes Darunnajah Al Falah, Telagawaru, Labuapi.   Saya mendapatkan t

Pikiran Ula Menarik Gulali

Anak saya Ula ini sekarang sudah duduk di bangku kelas 5 SD. Salah satu karakternya, bila menginginkan sesuatu, ia akan kukuh sampai dapat. Ia bisa menangis berjam-jam kalau apa yang ia inginkan belum dipenuhi. Setelah dapat atau dibuatkan, malah cepat bosan.  Walau begitu, saya sering dibuat kaget dan takjub dengan kekuatan pikirannya. Biasanya saya mulai ngeh (sadar), kalau sudah terjadi. Itu sudah beberapa kali terjadi, sebagian sudah saya ceritakan di halaman Facebook ini, ada juga saya ceritakan di channel YouTube saya.  Beberapa waktu lalu misalnya saat kami berteduh karena hujan lebat di sebuah ruko pinggir jalan by pass, tepatnya di Batujai, Lombok Tengah. Waktu kami berhenti untuk berteduh, disana sudah terdapat banyak orang yang juga berteduh di tempat itu. Kebetulan sore itu penutupan MotoGP Mandalika 2022 yang lalu.  Di antara yang berteduh itu terdapat seorang pedagang gulali. Itu nampak karena disebelah kami terdapat gerobak gulali -sebuah makanan yang terbuat

Pikiran Negatif Menarek Kejadian Sial

Ahad, (22/1) lalu saya memposting tulisan, "Keinginan Makan Durian yang Menjadi Realita" di halaman Facebook ini. Tulisan itu lalu saya bagi digroup WA alumni organisasi kampus yang mana saya pernah menjadi ketuanya. Itu group yang memang dihajatkan sebagai ruang silaturahmi dan berbagai informasi dengan para alumi.  Tak lama setelah itu seorang teman anggota group merespon dan menanggapi tulisan tersebut. Ia bercerita akan kejadian yang ia pikirkan lalu terjadi pada anaknya. Apa yang ia pikirkan benar-benar menjadi realita. Saya masukkan cerita lengkap seperti yang ia tulis digroup.  "Dua hari kemarin saya mau akali mantan pacar (istri), agar cepat pulang ngajar. Dengan dalih anak jatuh...Kemarin sore, saya temani anak main sambil saya tuntaskan pekerjaan dileptop.  Di hari yang sama, saya masih kepikiran mau telpon istri, anak jatuh agar cepat pulang. Tak ada angin tak ada hujan. Anak kami pun jatuh dari sepeda sampai kepalanya luka berdarah. Luar biasa kek